Pembekalan KKN 2025 Institut Kariman Wirayudha: Sinergi Mahasiswa dan Desa Menuju Kemandirian

Sumenep — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Kariman Wirayudha Sumenep Madura menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 pada Senin, 25 Agustus 2025. Bertempat di Meeting Hall kampus, kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 10.00 WIB dan dihadiri oleh mahasiswa peserta KKN serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Mengusung tema “Optimalisasi Potensi Desa Menuju Kemandirian Masyarakat”, pembekalan ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk memahami peran strategis mereka dalam membangun sinergi dengan masyarakat desa. Dalam sambutannya, Ansharul Fuqaha’, M.Pd., menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan kolaboratif. “Masyarakat desa bukan hanya objek dari kegiatan kita, tetapi mitra sejati dalam proses belajar dan berbagi,” ujarnya, mengajak mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai ruang pertumbuhan bersama.
Sesi materi utama disampaikan oleh Zainollah, M.Pd., yang membawakan topik tentang pendekatan Participatory Action Research (PAR) sebagai landasan pelaksanaan KKN. Ia menjelaskan lima langkah utama dalam pendekatan PAR, yaitu: Know, Understand, Plan, Act, dan Reflection. Dalam pemaparannya, Zainollah juga mengungkapkan bahwa saat ini Institut Kariman Wirayudha tengah menjalin kerja sama strategis dengan salah satu perguruan tinggi di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebagai hasil dari kolaborasi tersebut, tahun depan beberapa kelompok KKN direncanakan akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di luar negeri, membuka peluang internasional bagi mahasiswa untuk belajar lintas budaya dan memperluas dampak sosial.
Baca Juga: Studi Tour Psikologi Inkadha: Tingkatkan Pemahaman Teori dan Aplikasi
Lebih lanjut, Zainollah menambahkan bahwa hasil laporan kegiatan KKN tahun ini akan dikembangkan menjadi artikel jurnal pengabdian masyarakat. Artikel-artikel tersebut akan dipresentasikan dalam sebuah seminar ilmiah yang dilaksanakan secara hybrid (offline dan online), bekerja sama dengan salah satu kampus mitra di Kabupaten Pamekasan. Setiap kelompok KKN bersama DPL akan berpartisipasi dalam sesi seminar ini, sebagai bentuk refleksi akademik dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu dan praktik pengabdian.
Antusiasme peserta semakin terasa saat sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif, memperkuat pemahaman dan kesiapan mahasiswa. Ketua Panitia, Abdul Hadi, M.Pd.I, kemudian menyampaikan teknis pelaksanaan KKN, termasuk pembagian wilayah, koordinasi dengan DPL, dan penjabaran program kerja yang akan dilaksanakan di beberapa desa di Kecamatan Lenteng mulai 1 hingga 30 September 2025.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Siful Arifin, M.Pd.I, sebagai bentuk harapan bersama agar pelaksanaan KKN berjalan lancar dan penuh keberkahan. Setelah itu, mahasiswa melanjutkan ke sesi paralel bersama masing-masing DPL untuk menyusun rencana kerja lapangan secara lebih mendalam dan kontekstual.
Dengan semangat kolaborasi, pendekatan partisipatif, dan visi global, KKN 2025 Institut Kariman Wirayudha diharapkan mampu menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan, sekaligus membuka cakrawala baru dalam pengabdian lintas negara dan pengembangan akademik.
